Banyak cara yang dapat kita gunakan untuk menikmati Tempe. Bisa dengan di rebus, di bacem di masak bersama sayuran lain, di goreng atau dibuat keripik tempe. Yang pasti, makanan yang banyak di sajikan di warung warung makan ini adalah hasil fermentasi jamur Rhizopus Oligosporus pada kedelai. Banyak di sukai karena harganya yang relatif murah, tetapi lezat dan memiliki segudang nutrisi yang baik bagi tubuh. Dipercaya dalam sepotong tempe, mengandung lemak, karbohidtra, ptotein, vitamin, enzim, serat, serta komponen lain yang bermanfaat bagi tubuh.

Lalu bagaimana dengan keripik tempe? Hasil olahan tempe ini ternyata juga memiliki manfaat yang hampir serupa dengan tempe. Kandungan-kandungan yang terdapat dalam tempe ternyata juga terdapat dalam keripik tempe. maka manfaat keripik tempe sangat banyak dan beragam. Yang pasti, jika di bandingkan dengan kedelai, kandungan tempe jauh lebih baik. Terjadi peningkatan kandungan, seperti peningkatan kadar Vitamin B2, B12, asam pantorenat dan niasin. Bahkan, kandungan niasin dalam tempe tiga kali lipat jika dibandingkan dengan kandungan kedelai. Tempe umumnya bisa diolah menjadi tiga bentuk yang menjamin kandunganya masih utuh, pertama jadi keripik, bacem dan lainya, kedua jadi tepung, ketiga jadi konsentrat protein.

Manfaat Keripik Tempe

Seperti disebutkan di atas, bahwa tempe dapat di olah salah satunya menjadi keripik tempe yang akan menjadi kandunganya tetap utuh. Nah, keripik tempe yang banyak disukai ini memiliki manfaat kesehatan, yaitu:

  1. Mencegah Anemia & Osteoporosis

Memampuan tempe yang mampu mencegah anemia Osteoporosis, adalah karena kandungan mineral serta vitamin B12 yang banyak terdapat dalam tempe. padahal kebanyakan Vitamin b12 adalah terdapat pada pangan hewani. Zat besi yang memiliki peran dalam membentuk sel darah merah juga banyak terdapat dalam tempe. maka tak heran jika tempe mampu mencegah kekurangan darah dan Osteoporosis, apalagi diketahui kandungan ini memiliki manfaat salah satunya mencegah kadar kolestrol yang berlebihan.

  1. Mencegah Penuaan dini dan Kanker Payudara

Manfaat keripik tempe berikutnya adalah mencegah penuaan dini dan kanker payudara. Dua penyakit ini sangat rentan terjadi pada perempuan. Jika penuaan dini banyak diakibatkan oleh kekurangan antioksidan dalam bentuk isoflavon, sementara kan kanker biasanya diakibatkan oleh zat kastirogen yang tidak terkontrol, sehingga mengakibatkan zat tertentu dalam tubuh tumbuh secara berlebihan. Keripik tempe ternyata mengandung antioksidan dalam bentuk isoflavon, seperti VitaminC dan Vitamin E yang mempu mencegah radikal bebas. Bahkan Penelitian dari Universitas North Carolina menyebutkan bahwa genestein dan phytoestrogen yang ada di tempe dapat mencegah terbentuknya kanker prostat, kanker payudara dan penuaan (aging).

  1. Mencegah masalah Pencernaan

Tempe kaya akan serat, sehingga manfaat keripik tempe berikutnya adalah mencegah masalah pencernaan. Masalah pencernaan seperti sembelit, kanker usus, iritasi usus akan jauh jika anda mengkonsumsi tempe. kandungan serat yang cukup tinggi dapat menjaga sistem pencernaan anda berjalana dengan baik.

  1. Cocok untuk diabetes

Satu-satunya makanan yang mampu mengantikan sumber protein hewani akan tetapi memiliki harga yang jauh relatif murah adalah tempe. proteinya hampir setara dengan produk hewani. Maka tak salah jika manfaat keripik tempe adalah untuk para penderita diabetes. Terutama mampu mencegah kenaikan gula darah, dan mengontrolnya tetap setabil.

Itulah beberapa manfaat keripik tempe yang bisa anda peroleh jika mengolah dan mengkonsumsinya dengan benar. Jika di goreng, jangan gunakan minyak yang tidak sehat. Serta jagalah kebersihan pengolahan tempe anda.